Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) cabang SOGASIO menggelar Sertifikasi Forensik Digital 2025 untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme auditor di Indonesia. Program ini dirancang agar auditor mampu menghadapi tantangan transaksi digital dan risiko kejahatan siber dengan tepat.
Pelatihan diikuti peserta dari berbagai instansi pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, memadukan sesi tatap muka dengan modul e-learning berbasis audit digital.
Tujuan Program
Program ini bertujuan membekali auditor dengan kemampuan teknis dan etika profesional. Auditor yang tersertifikasi diharapkan dapat menganalisis transaksi digital secara akurat serta mengikuti standar audit nasional maupun internasional.
Materi Pelatihan
Pelatihan meliputi teori, praktik lapangan, dan studi kasus digital. Materi utama mencakup:
- Audit Digital dan Analisis Data – teknik verifikasi transaksi digital.
- Investigasi Cyber Fraud – metode mendeteksi penipuan digital dan prosedur hukum.
- Etika Profesi Auditor – membangun integritas dan tanggung jawab profesional.
- Blockchain dan Teknologi Forensik – pemanfaatan teknologi modern untuk melacak jejak transaksi digital.
Peserta wajib mengikuti ujian akhir untuk menilai kemampuan analisis data dan penerapan prinsip audit forensik digital.
Pernyataan Ketua AAFI SOGASIO
Ketua AAFI SOGASIO menyatakan, “Sertifikasi ini memastikan auditor Indonesia siap menghadapi tantangan audit digital secara profesional dan kompeten.”
Beliau menambahkan bahwa sertifikasi ini menjadi standar penting untuk pengembangan karier auditor forensik nasional.
Dukungan Lembaga dan Mitra
Program ini didukung universitas ternama, badan pengawas keuangan, dan mitra teknologi audit nasional. Dukungan mencakup kurikulum, platform e-learning, dan sistem ujian digital terintegrasi, sehingga auditor siap menghadapi standar global.
Kesimpulan
Dengan Sertifikasi Forensik Digital 2025, AAFI SOGASIO menegaskan komitmennya membangun auditor yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Program ini menjadi fondasi bagi auditor Indonesia menghadapi transformasi digital di bidang audit forensik.